Categories
Pendidikan

Definisi Nilai, Norma, Etika, Moral dan Karakter

Definisi Nilai, Norma, Etika, Moral dan Karakter

Definisi Nilai, Norma, Etika, Moral dan Karakter


Ada 4 (empat) istilah dengan makna yang serupa, seperti nilai, norma, etika, dan moralitas. Nilai didefinisikan sebagai sifat penting / berguna (KBI, 1990) untuk kemanusiaan atau hal-hal yang berharga bagi kehidupan manusia (Vembriarto, 1982). Nilai-nilai itu abstrak, Anda hanya bisa berpikir, memahami, dan hidup. Sebagai contoh, nilai integritas tidak dapat dimasukkan dalam perilaku standar. Jika ada siswa yang tidak curang, “menyontek” bukanlah bentuk standar kejujuran, tetapi hanya contoh dari nilai kejujuran.

Empat Sumber Nilai

  • Rasio: tipe nilai true-false (nilai hukum);
  • Kehendak: jenis nilai baik-buruk (nilai moral);
  • Perasaan: not beautiful, beautiful value (nilai estetika);
  • Agama: jenis nilai agama, non-agama (nilai agama);

 

Pengertian Norma

Norma tersebut adalah ukuran, garis arah atau aturan evaluasi dan penilaian, atau bagaimana berperilaku dalam kehidupan manusia. Standar berasal dari nilai-nilai dan mengandung pesanan atau larangan.

Pengertian Etika dan Moral

Etika dan moral sering diartikan sama, tetapi sebenarnya ada sedikit perbedaan di antara keduanya. Etika (sains) memiliki makna yang lebih luas daripada moral (mengajar). Etika adalah studi tentang hal-hal baik dan buruk (KBI, 1990). Moral, seringkali perilaku atau tindakan, sikap, kewajiban, dll. Ini adalah ajaran tentang yang baik dan yang buruk yang diterima; moralitas, sopan santun, moralitas (KBI, 1990). Ini mengacu pada pro dan kontra orang, bukan orang sebagai aktor dalam peran moral yang spesifik dan terbatas. Dia mungkin seorang guru moral yang jujur, tetapi dia keliru dalam mengajar.

Standar etika dan moral didasarkan pada norma dan nilai. Etika itu ilmiah (struktur kehidupan), moralitas berlaku (bagaimana orang harus hidup). Nilai-nilai yang diadopsi oleh seseorang berasal dari kepribadian orang tersebut. Kejujuran adalah nilai, larangan penipuan atau kebohongan adalah standar integritas, dan penipuan atau tidak berbohong adalah moral integritas.

 

Pengertian Karakter

Nilai istilahnya sama dengan karakter atau istilah karakter. Nilai terdiri dari serangkaian sikap dan seperangkat nilai yang membentuk kepribadian seseorang. Nilai luhur berarti nilai yang sangat baik, nilai luhur rakyat Indonesia adalah akumulasi nilai-nilai suku Indonesia. Nilai luhur rakyat Indonesia adalah akumulasi dari nilai individual rakyat Indonesia. Warga negara Indonesia berpendidikan, pemimpin agama, pemimpin tradisional, pemimpin pemerintah, dll. Mereka menerima nilai karakter / pendidikan.

Dalam pendidikan dasar dan menengah, pendidikan nilai / karakter diperoleh dari semua mata pelajaran yang ada, proporsi tertinggi mata pelajaran agama dan mulia, dan masalah kewarganegaraan. Pendidikan ilmiah juga berkontribusi pada pendidikan nilai / karakter melalui pendidikan sikap ilmiah dan studi ilmiah, yang merupakan bagian dari metode ilmiah. Pendidikan nilai / karakter yang saat ini diperkenalkan tidak boleh digabungkan sebagai subjek, tetapi dengan materi pendukung untuk kompetensi inti yang sesuai.

 

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :